Selasa, 30 September 2014
jaringan komputer
Macam-macam Topologi Jaringan Komputer Jenis-Jenis Jaringan Komputer :
Macam-macam Topologi Jaringan Komputer Topologi Jaringan adalah
hal yang menjelaskan hubungan geometris antara
unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node,
link, dan station. Macam Topologi Jaringan ada 5
macam yaitu Topologi Bintang, Topologi Cincin,
Topologi Bush, Topologi Mesh, Topologi Pohon. Semua
ini merupakan Topologi Jaringan Komputer.
Sedangkan Topologi jaringan dalam telekomunikasi
adalah suatu cara menghubungkan perangkat
telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya
sehingga membentuk jaringan. Dalam suatu
jaringan telekomunikasi, jenis topologi yang dipilih
akan mempengaruhi kecepatan komunikasi. Untuk
itu maka perlu dicermati kelebihan/keuntungan dan
kekurangan/kerugian dari masing ‐masing topologi
berdasarkan karakteristiknya masing topologi
berdasarkan karakteristiknya. Berikut ini adalah
jenis atau Macam - macam Topologi dari jaringan
tersebut
Topologi bus
Topologi Ring
Topologi Star
Topologi Tree
Topologi Mesh
Topologi bus merupakan topologi yang banyak
dipergunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi
menjamur. Dengan menggunakan T-Connector
(dengan terminator 50ohm pada ujung network),
maka komputer atau perangkat jaringan lainnya
bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
Kesulitan utama dari penggunaan kabel sepaksi
adalah sulit untuk mengukur apakah kabel sepaksi
yang dipergunakan benar-benar matching atau
tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur
secara benar akan merusak NIC (network interface
card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan
menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan
maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan
pada jaringan dengan basis fiber optic (yang
kemudian digabungkan dengan topologi star untuk
menghubungkan dengan client atau node.).
Pada topologi bus dua ujung jaringan harus diakhiri
dengan sebuah terminator. Barel connector dapat
digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya
terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan
kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke
jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan men
tap Ethernetnya sepanjang kabel.
Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan
maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan
yang sering dihadapi adalah kemungkinan
terjadinya tabrakan data karena mekanisme
jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node
putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik
seluruh jaringan
Gambar Topologi Bus
Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk
rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke
dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk
jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi
cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu
titik mengalami gangguan. J aringan FDDI
mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data
searah jarum jam dan berlawanan dengan arah
jarum jam secara bersamaan. Topologi ring
digunakan dalam jaringan yang memiliki
performance tinggi, jaringan yang membutuhkan
bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti
video dan audio, atau ketika performance
dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke
jaringan dalam jumlah yang banyak.
Gambar Topologi Ring
Topologi star digunakan dalam jaringan yang padat,
ketika endpoint dapat dicapai langsung dari lokasi
pusat, kebutuhan untuk perluasan jaringan, dan
membutuhkan kehandalan yang tinggi. Topologi ini
merupakan susunan yang menggunakan lebih banyak
kabel daripada bus dan karena semua komputer
dan perangkat terhubung ke centralpoint. Jadi bila
ada salah satu komputer atau perangkat yang
mengalami kerusakan maka tidak akan
mempengaruhi yang lainnya (jaringan).
Gambar Topologi Star
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi
jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan
untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki
yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah
digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin
keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi
jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem
jaringan komputer .
Gambar Topologi Tree
Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu
bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap
perangkat terhubung secara langsung ke perangkat
lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya,
dalam topologi mesh setiap perangkat dapat
berkomunikasi langsung dengan perangkat yang
dituju ( dedicatedlinks ).
Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar
perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat
dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu
karena setiap perangkat dapat terhubung dengan
perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka
setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port
Input/Output (I/O ports).
Langganan:
Komentar (Atom)